Search :

     

:: INFO JAWA ::
Fasilitasi Informasi dan Komunikasi Kehutanan Multi Pihak di Jawa

Belajar dari pengalaman di dalam mendorong sistem pengelolaan hutan yang berkeadilan dan berkelanjutan pada tiga tahun terakhir telah memberikan beberapa pelajaran penting, antara lain menguatnya semangat dan upaya para pihak dalam mewujudkan pengelolaan hutan secara bersama, teridentifikasinya aktor-aktor dan site-site yang potensil menjadi sumber pembelajaran para pihak, terbangunnya jaringan/forum penggiat bidang kehutanan, mulai menguatnya wacana dan upaya menempatkan masyarakat sebagai salah satu stakeholder utama dalam pengelolaan sumberdaya hutan.

Sayangnya informasi pelajaran-pelajaran berharga, media yang dihasilkan oleh mitra dan data yang lain yang penting belum terkomunikasikan secara maksimal kepada para pihak yang membutuhkan, termasuk Departemen Kehutanan. Kendala itu muncul karena belum tersusunnya strategi komunikasi dan informasi yang memanfaatkan, secara optimal, usaha-usaha komunikasi mitra  di tingkat regional. Informasi berupa penerapan hukum-hukum lokal didalam pengelolaan sumberdaya hutan, gambaran kesuksesan inisiatif mitra-mitra MFP ataupun analisa multistakeholders di tingkat regional, dapat menjadi bahan pertimbangan untuk parapihak (khususnya pengambil kebijakan ditingkat lokal, regional dan nasional).   


TUJUAN

Secara umum pengembangan Info Jawa ini bertujuan untuk mempromosikan perubahan penyelenggaraan kehutanan, khususnya di Jawa, menuju pada kehutanan yang adaptif, inovatif, lestari,  adil, dan demokratis, serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan”.

Adapun beberapa tujuan khusus yang memiliki korelasi positif, sekaligus juga menjadi prasarat bagi tercapainya tujuan umum, meliputi hal-hal sebagai berikut:

1. Meningkatkan akselarasi proses penyebaran informasi dan mengefektifkan komunikasi di antara sesama mitra (masyarakat, pemerintah, kelompok masyarakat sipil, perguruan tinggi dan kalangan swasta/pengusaha) serta antara mitra dengan pihak-pihak yang berkepentingan lain (publik umum dan masyarakat internasional).
2. Memfasilitasi peningkatan kapasitas para mitra dalam hal merancang, menginplementasikan, dan melakukan evaluasi serta monitoring strategi komunikasi dan informasi yang efektif dan tepat sasaran.
3. Membangun sinergi antara para pihak (mitra, masyarakat, pemerintah, kalangan swasta, dan publik internasional) dalam mewujudjan strategi komunikasi yang efektif, guna mendorong proses reformasi penyelenggaraan kehutanan di tingkal lokal, regional dan nasional.


KELUARAN

Untuk bisa mencapai tujuan-tujuan khusus yang pada gilirannya akan menjadi referensi bagi tujuan umum, proyek pembentukan Info Jawa ini diproyeksikan akan menghasilkan beberapa keluaran yang bersifat kunci. Adapun keluaran-keluaran tersebut dikelompokkan sebagai berikut:

1. Ketersediaan informasi bagi para pihak, baik untuk kepentingan referensi, pengambilan keputusan, perencanaan program, pengalokasian sumber daya, maupun untuk kepentingan-kepentingan peningkatan dan pengembangan kapasitas personal serta kelembagaan. Beberapa produk yang secara khusus dirancang untuk keperluan ini meliputi
  - Paket promosi kehutanan multi pihak di Jawa yang akan disalurkan melalui media cetak dalam bentuk liputan khusus. Disamping itu paket promosi juga akan diselenggarakan melalui media pameran dan seminar.
  - Paket informasi kehutanan di Jawa dalam bentuk website, katalog, pangkalan data, laporan, peta situasi.
2. Peningkatan kapasitas para pihak, khususnya mitra dalam hal pengelolaan informasi dan pengembangan strategi komunikasi yang efektif dan tepat sasaran. Beberapa produk yang akan diproyeksikan untuk mendukung keluaran ini antara lain:
  - Paket belajar dan pelatihan
  - Skema magang pada institusi terkait
3. Peningkatan kerjasama dan sinergi para pihak, khususnya di antara mitra, dalam rangka mendorong proses reformasi kehutanan melalui strategi pengelolaan informasi dan komunikasi yang tepat. Bentuk produk dan atau layanan dari keluaran atau output ini nantinya adalah:
  - Pangkalan wartawan bagi isu-isu kehutanan multi pihak
  - Seri siaran pers multi pihak mengenai berbagai inisiatif dan pengalaman penyelenggaraan kehutanan multi pihak.


METODE

Metode penyelenggaraan kegiatan Info Jawa akan bersifat serial dan paralel. Serial dalam arti berbagai keluaran atau produk yang dihasilkan berfungsi untuk menciptakan prakondisi bagi keluaran atau produk yang akan dihasilkan pada tahap berikutnya. Misalnya saja pada tahap pertama Info Jawa akan mengeluarkan produk berupa paket-paket informasi instan seperti poster, katalog, dan peta situasi, yang bertujuan untuk membuat prakondisi bagi paket-paket informasi dan promosi lanjutan yang secara substansi lebih luas dan lebih dalam, seperti liputan khusus di media, acara khusus di radio, dan seminar serta pameran. Paralel, dalam arti beberapa keluaran atau produk Info Jawa masih memungkinkan untuk dikerjakan secara bersama-sama, misalnya saja kegiatan pelatihan bisa dikerjakan pada saat yang sama dengan pembuatan website dan pangkalan data; kegiatan pameran akan diselenggarakan pada saat yang sama dengan kegiatan seminar; kegiatan pembuatan poster bisa dilaksanakan secara bersama-sama dengan pembuatan katalog, dan lain sebagainya.

Berangkat dari pilihan metode tersebut, khususnya serial, maka konsekuensinya proses penyelenggaraan Info Jawa akan bersifat gradual. Pada tahap yang paling awal kegiatan-kegiatan Info Jawa hanya akan difokuskan pada produk-produk yang tidak memerlukan material kompleks, misalnya saja seperti pembuatan poster, pembuatan katalog, mempersiapkan pangkalan wartawan, dan perancangan website. Pada tahap brikutnya penyelenggaraan Info Jawa akan beranjak menuju produk-produk lanjutan seperti penyusunan modul pelatihan pengelolaan informasi, penyusunan skenario liputan khusus, penyusunan materi serial konperensi pers, pembangunan pangkalan data, dan puncaknya adalah seminar dan pameran.

Pilihan metode semacam itu didasarkan atas pertimbangan bahwa proses komunikasi dan distribusi informasi yang efektif sangat memerlukan prakondisi tertentu, seperti adanya momentum yang tepat, telah terbangunnya pengetahuan, dan satu hal yang terpenting adalah telah tumbuhnya kepercayaan di antara subyek-subyek yang berkomunikasi. Peran fasilitasi yang diemban Info Jawa, terutama akan difokuskan pada upaya-upaya membangun prakondisi, disamping upaya-upaya menyediakan paket informasi yang berkualitas bagi para pihak yang terkait dengan penyelenggaraan kehutanan, khususnya di regio Jawa-Bali-Madura.


STRATEGI

Dalam rangka mengefektifkan fasilitasi pengelolaan informasi dan komunikasi, Info Jawa akan menerapkan beberapa strategi, antara lain:

1. Memerankan diri sebagai sebuah resource center dalam hal isu-isu kehutanan multi pihak yang ada di regio Jawa-Bali-Madura. Dengan demikian Info Jawa diproyeksikan akan menjadi tempat rujukan (clearing house) para pihak dalam hal informasi kehutanan dan inisiatif-inisiatif kehutanan multi pihak.
2. Melakukan pemetaan subyek-subyek pengguna informasi di berbagai level strategis, khususnya yang terkait dengan agenda reformasi kebijakan kehutanan.
3. Mempromosikan berbagai praktek unggulan (best practices) kehutanan multi pihak yang tersebar di beberapa daerah (social marketing).
4. Menggunakan pendekatan proaktif dalam mengelola informasi, artinya penyelenggaraan Info Jawa tidak hanya sekedar menyediakan informasi, akan tetapi juga mendistribusikannya secara akurat kepada subyek-subyek pengguna informasi yang tersebar di berbagai lapisan.
5. Melakukan pengemasan ulang terhadap informasi dan data yang dihasilkan para mitra, sehingga menjadi lebih fokus dan siap pakai.
6. Capacity building mitra dalam hal informasi


PRINSIP DASAR

1. Penyelenggaraan Info Jawa bersifat netral dan obyektif. Data dan informasi yang akan disebarluaskan sepenuhnya data dan informasi yang objektif, akurat dan bertanggung-gugat (accountable) serta tidak bermaksud atau memiliki pretensi untuk mendukung atau menentang sikap dan posisi salah satu pihak (data dan informasi telah diolah dan diverifikasi/cross-check terlebih dahulu). Dukungan sepenuhnya diberikan kepada sikap, posisi dan upaya-upaya mendorong reformasi kebijakan kehutanan, tanpa harus menyerang atau menyudutkan (non-combative) pihak tertentu. Jalan membangun dialog dan saling pengertian diantara para pihak  merupakan pendekatan utama yang akan digunakan nantinya
2. Penyelenggaraan Info Jawa dilakukan secara profesional. Artinya, orang-orang yang terlibat dalam pengelolaan informasi dan komunikasi ini adalah mereka yang memiliki kompetensi (pengetahuan, keahlian dan kecakapan) sesuai dengan bidangnya masing-masing. Manajemen inti dan unit pendukung dari Info Jawa nantinya akan terdiri dari orang-orang yang dikontrak untuk bekerja penuh waktu (full-time) dengan renumerasi yang sepadan dengan tugas, tanggung jawab dan beban kerjanya.
3. Penyelenggaraan Info Jawa akan menggunakan pendekatan promosi dalam melakukan komunikasi dengan berbagai pihak. Pendekatan ini sengaja dipilih dengan pertimbangan bahwa Info Jawa adalah sebuah entitas multi pihak yang memerlukan strategi pengelolaan tepat, sehingga proses sinergi bisa terjalin dan kepercayaan bisa terbangun. Keberhasilan proses komunikasi akan sangat ditentukan pada seberapa jauh kepercayaan – disamping validitas dan obyektivitas informasi – bisa terbangun. Itulah mengapa pendekatan advokasi tidak menjadi pilihan utama karena cukup rentan bagi pengelolaan kerja-kerja multi pihak. Proses reformasi kebijakan kehutanan yang menjadi muara dari penyelenggaraan Info Jawa ini akan didasarkan pada upaya-upaya promosi, khususnya terhadap pengalaman-pengalaman unggulan (best practices).
4. Penyelenggaraan Info Jawa bersifat proaktif. Pengelolaan informasi tidak hanya dilakukan dengan cara menghimpun data, akan tetapi juga mengemasnya (pengemasan ulang) dan mendistribusikannya kepada subyek-subyek pengguna informasi di berbagai level. Prinsip ini dipilih karena agar informasi-informasi yang dikelola tidak bersifat iddle (pasif) – sesuatu yang selama ini sering terjadi – hingga berakibat pada terhambatnya proses komunikasi.
5. Penyelenggaraan Info Jawa diproyeksikan untuk berkelanjutan. Artinya skema keja Info Jawa tidak hanya terbatas pada proyek RIC. Sebagaimana yang sudah diterangkan di muka (tentang lembaga pemrakarsa), Info Jawa adalah salah satu dari tiga strategi mendorong proses reformasi kebijakan kehutanan di Jawa. Karena itulah pasca RIC, Info Jawa akan terus bekerja, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, termasuk di dalamnya asosiasi atau mitra strategis (BPKH, Perhutani, Dinas Kehutanan dan Pusinfo Dephut). Disamping itu tidak menutup kemungkinan pasca RIC, Info Jawa dan mitra strategis juga akan menggali berbagai peluang baru yang bisa digunakan untuk mendukung kerja-kerja pengelolaan informasi dan pengembangan strategi komunikasi multi pihak di Jawa.



Implementasi

Implementasi adalah tahap yang sangat penting bagi proses pencapaian tujuan sebagaimana yang sudah disebutkan di muka. Tahap ini berkaitan erat dengan keluaran dan atau produk-produk yang telah direncanakan dan didesain untuk mendukung tujuan penyelenggaraan Info Jawa. Atas dasar itu maka tahap implementasi akan dikelompokkan menjadi 3, sesuai dengan tujuan, yaitu penyediaan informasi dan pengembangan strategi komunikasi, peningkapatan kapasitas para mitra dalam hal pengelolaan informasi dan komunikasi, peningkatan sinergi dan kerja sama para pihak dalam hal pengelolaan informasi dan komunikasi

  1. Penyediaan informasi dan pengembangan strategi komunikasi
a.
  Penyusunan protokol komunikasi dengan mitra dan pihak berkepentingan lain (bentuknya bisa berupa mailing list atau website), serta mengkongkritkan dan mulai melakukan interaksi dan komunikasi intensif dengan kontak person yang telah diidentifikasi sewaktu melakukan sosialisasi.
b.
  Pengumpulan, pengolahan dan penyebaran data dan informasi (database) melalui protokol komunikasi. Data dan informasi ini senantiasa di diperbaharui berdasarkan respon dan masukan dari para pihak, ataupun hasil pengumpulan data dan informasi oleh Tim Info Jawa.
c.
  Protokol atau sarana komunikasi ini kemudian didisain sedemikian rupa sehingga ia dapat terhubung (linked) dengan Pusat Informasi Regional pada region-region lain, Unit KomInfo MFP Pusat, unit komunikasi di DepHut dan unit-unit tekhnis lain yang ada didaerah.
d.
  Untuk keperluan akselerasi komunikasi dan informasi, akan diterbitkan peta situasi dan katalog kerja-kerja multi pihak di Jawa-Bali-Madura. Peta situasi akan berisi informasi mengenai sebaran kerja-kerja multi pihak, jaringan, dan ragam inisiatif yang dikerjakan. Sedangkan katalog akan memuat informasi-informasi yang lebih detail tentang sebaran, jaringan, dan ragam inisiatif yang berkaitan dengan kerja-kerja multi pihak di Jawa-Bali-Madura.
e.
  Penerbitan peta situasi dan katalog yang sekaligus merupakan upaya prakondisi bagi paket informasi yang lebih detail dan mendalam, akan segera diikuti dengan paket informasi lain yang sasarannya lebih luas dan multi level, yaitu liputan khusus oleh media (diusahakan media nasional). Dalam hal ini TM Info Jawa bersama-sama dengan SC dan para mitra strategis akan bekerja sama mengembangkan jaringan dengan kalangan media, menjajagi kemungkinan, dan melakukan identifikasi, khususnya pada praktek-praktek unggulan kerja multi pihak yang ada di Jawa-Bali-Madura, untuk bisa dijadikan materi liputan khusus.
f..
  Pameran dan seminar adalah produk utama Info Jawa yang sekaligus menjadi penutup bagi projek ini. Di dalam event ini secara paralel disajikan paket informasi dan promosi, khususnya terhadap praktek-praktek unggulan yang tersebar di regio Jawa-Bali-Madura, dengan tujuan untuk membangun kesadaran bagi proses reformasi kehutanan. Paket – paket tersebut secara paralel saat ini sedang dikembangkan oleh KPPHJ melalui program Belajar Bersama dalam CBFM (BAP II). Sasaran utama dari kegiatan pameran dan seminar adalah para pengambil kebijakan, baik di sektor kehutanan maupun pemerintah Kabupaten dan atau Kota, juga kalangan-kalangan tertentu yang dianggap strategis untuk mendorong proses perubahan. Pameran dan seminar ini akan dilaksanakan bersama – sama dengan agenda temu raya CBFM yang merupakan agenda penutup dari program Belajar Bersama dalam CBFM (BAP II).
  1. Peningkatan kapasitas mitra dalam hal pengelolaan informasi dan komunikasi

Untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam hal pengelolaan informasi dan komunikasi, Info Jawa akan menyelenggarakan 2 kegiatan yaitu Loka Tulis dan Pelatihan Pengelolaan Informasi (antara lain seperti bagaimana menyusun database, strategi pendistribusian informasi, strategi komunikasi publik, dan sebagainya). Kegiatan ini akan dilakukan secara kolaboratif: melibatkan beberapa lembaga yang selama ini memiliki pengalaman di bidang pengelolaan informasi dan komunikasi, seperti LP3Y, AJI, kalangan pers dan sebagainya. Kegiatan Loka Tulis dan Pelatihan Pengelolaan Informasi masing-masing akan dilakukan satu kali, dengan sasaran peserta, terutama para mitra, asosiasi, dan beberapa lembaga pemerintah yang terkait.

  1. Peningkatan sinergi dan kerja sama para pihak

Disamping penyediaan informasi, pengembangan strategi komunikasi, dan peningkatan kapasitas mitra dalam hal pengelolaan informasi dan komunikasi, Info Jawa juga akan memfasilitasi upaya-upaya peningkatan sinergi dan kerja sama para pihak. Hal ini dirasa sangat penting karena basis pendekatan Info Jawa adalah multi pihak, sebuah pendekatan yang di dalamnya membutuhkan tingkat partisipasi tinggi dari segenap unsur penopang, baik dari kalangan masyarakat, pemerintah maupun organisasi-organisasi non pemerintah (ornop). Keberhasilan proses-proses multi pihak akan sangat ditentukan oleh sejauh mana kerja sama dan proses sinergi bisa berjalan dengan baik.

Untuk itu maka Info Jawa akan membuat paket-paket siaran pers bersama (multi pihak), yang lokasinya bergilir dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Disamping itu Info Jawa juga akan memfasilitasi kalangan wartawan untuk bisa secara cepat dan mudah memperoleh informasi kehutanan dan lingkungan. Bentuk fasilitasi ini bisa berupa pemberian akses kepada para wartawan terhadap pangkalan data Info Jawa, ataupun penyediaan tempat untuk “mangkal” para wartawan, khususnya mereka-mereka yang meliput berita-berita lingkungan dan kehutanan.

Organisasi Pelaksana

Mekanisme penyelenggaraan Info Jawa akan ditangani oleh Tim Managemen (TM) sebagai pelaksana teknis dan didampingi oleh Tim Steering Committee (SC) yang akan berfungsi sebagai penjaga sekaligus pemandu proses.

Tim Managemen Info Jawa terdiri atas :

Penanggung Jawab : Koordinator KPPHJ (Hery Santoso)
Direktur : Agus Affianto
Manager Database : N Juni Adi
Capacity building and Media Outreach : -
Staf administrasi dan keuangan : Aprilianti D.R.

Alamat : Jl. Kaliurang Km 6,5 Gg. Timor Timur - Plemburan Rt 05/Rw 25, Sariharjo, Ngaglik, Sleman
Phone: (0274)7100722
Email : infojawa@infojawa.org

[infojawa.org -- 2005]
Supported by: